Flow adalah film animasi tanpa dialog rilisan 2024 yang disutradarai Gints Zilbalodis. Ceritanya tentang seekor kucing hitam berjuang bertahan hidup setelah banjir besar melanda. Dalam perjalanannya, dia bertemu hewan-hewan lain seperti capybara, anjing, lemur, dan burung. Bersama-sama mereka menghadapi tantangan alam dan belajar bahwa kerja sama adalah kunci untuk menemukan tempat yang aman.
Iya, ceritanya sesimpel itu. Tapi … Bisa-bisanya memenangkan penghargaan Film Animasi Terbaik di Golden Globe Awards 2025. Hal ini membuatnya menjadi film asal Latvia pertama yang sukses membawa pulang penghargaan tersebut. Tapi daya tarik utama Flow bukan cuma ceritanya, melainkan proses produksinya yang luar biasa.
Zilbalodis mengerjakan hampir seluruh aspek film ini sendiri: animasi, penyutradaraan, sampai musik. Dibuat dengan tim kecil dan teknologi sederhana, film ini membutuhkan waktu lebih dari lima tahun untuk selesai. Tantangan terbesarnya adalah membuat animasinya terlihat hidup meskipun dengan sumber daya terbatas.
Yang nggak kalah menarik, musik di Flow juga dikomposisi oleh Zilbalodis. Musiknya mengalir selaras dengan perjalanan karakter, menciptakan suasana yang menyatu dengan visual. Pendekatan ini disebut "flow state," di mana cerita bergerak mulus tanpa jeda, bikin penonton larut dalam suasana film.
Review Pribadi tentang Flow
Flow adalah film yang sederhana tapi punya pesan yang kuat. Tanpa dialog sekalipun, film ini berhasil menyampaikan cerita tentang kebersamaan, keberagaman, dan hubungan kita dengan alam.
Si meng hitam ini pada awalnya terkesan mandiri, jalan sendirian setelah banjir besar menghancurkan dunianya. Awalnya, dia berprinsip, "Gue bisa sendiri." Tapi seiring waktu, dia ketemu hewan-hewan lain yang akhirnya jadi teman seperjalanannya. Mereka saling bantu menghadapi rintangan. Dari situ muncul pesan penting: kita nggak bisa bertahan hidup sendirian.
Yang bikin Flow istimewa adalah cara penyampaiannya yang universal. Karena nggak ada dialog, siapa pun bisa mengerti pesannya lewat visual dan musik yang mengalir. Nggak ada jeda yang bikin cerita tersendat. Semua mengalir natural, seperti perjalanan hidup itu sendiri.
Film ini juga ngingetin bahwa kerja sama bukan cuma soal hubungan antar manusia. Kita juga perlu menjaga hubungan dengan alam. Tanah, air, dan udara adalah bagian dari ekosistem yang saling terhubung. Kalau salah satu rusak, semuanya bakal kena dampaknya.
Singkatnya, Flow ngajak kita untuk refleksi. Hidup itu bukan soal bertahan sendiri, tapi soal saling rangkul, baik dengan sesama manusia maupun dengan alam sekitar.
Rating: ⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Review by MakCar
Komentar
Posting Komentar